Pengertian File dan FolderYang dimaksud dengan File adalah kumpulan data-data elektronik yang berupa teks, gambar, suara dan lain sebagainya yang diberi nama secara Digital.
Umumnya, Nama File terdiri dari 2 bagian, yaitu:
Dalam hal ini, "Surat" adalah nama file tersebut, sedangkan "doc" adalah Extension File yang diberikan oleh pembuatnya.
Sedangkan yang dimaksud dengan "Folder" adalah tempat dimana kita menempatkan dan menyimpan file-file tersebut.
Berbeda dengan file, folder tidak mempunyai extension. Sehingga folder hanya terdiri dari nama folder saja.
Untuk mempermudah pemahaman tentang file dan folder, bila diibaratkan dengan sebuah rumah, maka computer bisa diibaratkan dengan rumah itu sendiri, "Drive" dengan kamar-kamar yang ada di dalam rumah tersebut, "Folder" dengan rak/lemari yang ada di dalam kamar tersebut, sedangkan "File" diibaratkan dengan buku yang ada di dalam rak atau baju yang tertata di dalam lemari.
Di dalam sebuah folder kita bisa membuat folder-folder tambahan. Folder di dalam folder disebut juga dengan "Sub Folder".
Folder induk disebut juga dengan "Parent Dirrectory" sedangkan sub folder disebut juga dengan
"Child Dirrectory". Susunan semacam ini disebut juga dengan "Pohon Dirrectory" atau "Hairarki Dirrectory"
Cara Membuat Folder
Berikut ini langkah-langkah membuat sebuah folder.
Tekan Start Menu, kemudian cari Computer/My Computer lalu tekan Enter. Kemudian gunakan panah atas/bawah untuk memilih Drive yang diinginkan untuk menyimpan Folder, setelah ketemu lalu tekan Enter. Di dalam Directory yang telah dipilih lalu tekan Alt dan cari New lalu tekan Enter. Kemudian gunakan panah atas/bawah untuk mencari Folder lalu tekan Enter. Setelah terbuka kotak edit untuk memberi nama Folder, ketikkan saja nama Folder yang dikehendaki (misalnya nama Anda) lalu tekan Enter.
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat Sub Folder.
Tekan Window + E untuk membuka Window Explorer, kemudian cari Drive tempat dimana Anda telah menyimpan Folder milik Anda lalu tekan Enter. Di dalam Drive tersebut cari Folder yang telah dibuat sebelumnya lalu tekan Enter. Di dalam Folder yang telah dibuat sebelumnya, tekan Alt kemudian cari New lalu tekan Enter. Kemudian gunakan panah atas/bawah untuk mencari Folder lalu tekan Enter. Setelah terbuka kotak edit untuk memberi nama Sub Folder, ketikkan saja nama Sub Folder yang dikehendaki (misalnya : Document, Article, Software, dan lain sebagainya sesuai kebutuhan) lalu tekan Enter.
Catatan :
Bila kita langsung menekan Enter tanpa mengetikkan sebuah nama untuk folder/sub folder baru tersebut maka komputer akan secara otomatis memberi nama folder/sub folder baru tersebut dengan nama New Folder, New Folder 1, New Folder 2, dan seterusnya.
Tips :
Buatlah sub folder sesuai dengan kebutuhan Anda dan usahakan menurut pengelompokkan dari jenis-jenis dari file yang telah Anda miliki. Misalnya folder dengan nama Software untuk menempatkan seluruh file software yang Anda miliki, folder dengan nama Document untuk menyimpan semua file document yang Anda miliki dan lain sebagainya. Nah, Cukup jelas, 'kan ? Saya kira cukup sekian dulu pembahasan kita kali ini. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda semua. Terima kasih telah berkenan berkunjung ke blog saya yang sederhana ini.
WRITEEN BY REZANDA EKA NUGROHO
Umumnya, Nama File terdiri dari 2 bagian, yaitu:
- Nama File, yaitu nama yang kita berikan untuk mengenali file tersebut
- Extension File, yakni sebuah kode yang terdiri dari beberapa huruf yang sengaja diberikan secara otomatis oleh program pembuatnya
Dalam hal ini, "Surat" adalah nama file tersebut, sedangkan "doc" adalah Extension File yang diberikan oleh pembuatnya.
Sedangkan yang dimaksud dengan "Folder" adalah tempat dimana kita menempatkan dan menyimpan file-file tersebut.
Berbeda dengan file, folder tidak mempunyai extension. Sehingga folder hanya terdiri dari nama folder saja.
Untuk mempermudah pemahaman tentang file dan folder, bila diibaratkan dengan sebuah rumah, maka computer bisa diibaratkan dengan rumah itu sendiri, "Drive" dengan kamar-kamar yang ada di dalam rumah tersebut, "Folder" dengan rak/lemari yang ada di dalam kamar tersebut, sedangkan "File" diibaratkan dengan buku yang ada di dalam rak atau baju yang tertata di dalam lemari.
Di dalam sebuah folder kita bisa membuat folder-folder tambahan. Folder di dalam folder disebut juga dengan "Sub Folder".
Folder induk disebut juga dengan "Parent Dirrectory" sedangkan sub folder disebut juga dengan
"Child Dirrectory". Susunan semacam ini disebut juga dengan "Pohon Dirrectory" atau "Hairarki Dirrectory"
Cara Membuat Folder
Berikut ini langkah-langkah membuat sebuah folder.
Tekan Start Menu, kemudian cari Computer/My Computer lalu tekan Enter. Kemudian gunakan panah atas/bawah untuk memilih Drive yang diinginkan untuk menyimpan Folder, setelah ketemu lalu tekan Enter. Di dalam Directory yang telah dipilih lalu tekan Alt dan cari New lalu tekan Enter. Kemudian gunakan panah atas/bawah untuk mencari Folder lalu tekan Enter. Setelah terbuka kotak edit untuk memberi nama Folder, ketikkan saja nama Folder yang dikehendaki (misalnya nama Anda) lalu tekan Enter.
Membuat Sub Folder
"Sub Folder" adalah sebuah folder yang dibuat / ditambahkan di dalam sebuah folder atau folder di dalam folder. Biasanya sub folder dibuat untuk memilah file-file ke beberapa bagian menurut jenis, macam, fungsi dan lain sebagainya.Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat Sub Folder.
Tekan Window + E untuk membuka Window Explorer, kemudian cari Drive tempat dimana Anda telah menyimpan Folder milik Anda lalu tekan Enter. Di dalam Drive tersebut cari Folder yang telah dibuat sebelumnya lalu tekan Enter. Di dalam Folder yang telah dibuat sebelumnya, tekan Alt kemudian cari New lalu tekan Enter. Kemudian gunakan panah atas/bawah untuk mencari Folder lalu tekan Enter. Setelah terbuka kotak edit untuk memberi nama Sub Folder, ketikkan saja nama Sub Folder yang dikehendaki (misalnya : Document, Article, Software, dan lain sebagainya sesuai kebutuhan) lalu tekan Enter.
Catatan :
Bila kita langsung menekan Enter tanpa mengetikkan sebuah nama untuk folder/sub folder baru tersebut maka komputer akan secara otomatis memberi nama folder/sub folder baru tersebut dengan nama New Folder, New Folder 1, New Folder 2, dan seterusnya.
Tips :
Buatlah sub folder sesuai dengan kebutuhan Anda dan usahakan menurut pengelompokkan dari jenis-jenis dari file yang telah Anda miliki. Misalnya folder dengan nama Software untuk menempatkan seluruh file software yang Anda miliki, folder dengan nama Document untuk menyimpan semua file document yang Anda miliki dan lain sebagainya. Nah, Cukup jelas, 'kan ? Saya kira cukup sekian dulu pembahasan kita kali ini. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda semua. Terima kasih telah berkenan berkunjung ke blog saya yang sederhana ini.
WRITEEN BY REZANDA EKA NUGROHO
Komentar
Posting Komentar